Waraga Beraharap Ada "Bilik Asmara" di Pengungsian

0

Category:

YOGYAKARTA - Hasrat memenuhi kebutuhan seks suami istri yang mengungsi karena letusan Gunung Merapi rupanya tak tertahan lagi. Sejumlah pengungsi di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, bahkan meminta pemerintah daerah setempat membuat "bilik asmara".


"Saya rasa bagus kalau diadakan bilik asmara, saya setuju karena kita tidak tahu berapa lama di sini, dulu waktu gempa di Bantul juga disediakan," kata Saikan pengungsi dari Dusun Jambon saat berbincang dengan okezone, Rabu (10/11/2010).


Saikan menyarankan bilik asmara dibuat di lantai empat stadion. "Tempatnya lebih sepi, aman dari penglihatan orang lain termasuk anak-anak," sambugnya.

Hal senada diungkapkan pengungsi bernama Wahyudi. Warga Kratuan, Purwobinangun, Sleman ini mengaku tak sabar ingin melakukan kebutuhan suami istri. "Saya puasa dulu mas mau bagaimana lagi,  kondisinya seperti ini. Keinginan pasti ada, jika pemerintah bersedia mendirikan ruangan khusus saya setuju," ujar dia. 

Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Sleman Endah Sri Astuti mengaku, pihaknya sudah memikirkan pembuatan bilik asmara. Namun, Endah yang juga Koordinator Data dan Informasi di posko pengungsian ini menegaskan tugas utama yang harus dilakukan adalah memastikan kebutuhan keseharian pengungsi terpenuhi. 

"Kalau dulu tahun 2006 (gempa Bantul) memang ada solusinya namanya bilik asmara. Kita berpikir ke situ tapi kita masih menata kebutuhan pengungsi mendata jumlah pengungsi di stadion ini," katanya.

Comments (0)

Posting Komentar